Minggu, 1 Desember 2024 20:37 WITA

Pemkab-KONI luncurkan program pembinaan olahraga Bulungan Unggul 

KONI Bulungan Quartal.id
Bupati Bulungan, Syarwani (kanan) dan Ketua KONI Bulungan Heru Rahmadi (kiri). HO/DKIP

Pemkab-KONI luncurkan program pembinaan olahraga Bulungan Unggul 

Minggu, 1 Desember 2024 20:37 WITA

QUARTAL.ID – Pemkab Bulungan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meluncurkan program Bulungan Unggul, sebuah peta jalan (roadmap) komprehensif dirancang membina atlet-atlet berprestasi daerah agar berprestasi di level nasional.

“Kami yakin dengan program Bulungan Unggul, kita bisa mencetak atlet-atlet yang mengharumkan nama Bulungan di kancah nasional,” kata Bupati Bulungan, Syarwani di Tanjung Selor, Minggu (01/12/2024). 

Bupati pun memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya KONI Kabupaten Bulungan memajukan olahraga prestasi di daerah. Menurutnya, program Bulungan sangat bagus. Untuk itu, ia meminta KONI fokus melaksanakannya. 

Bupati Syarwani juga mengingatkan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, pembinaan harus mulai dari akar rumput. 

“Dengan pembinaan yang baik dan berkelanjutan, saya yakin kita bisa melahirkan generasi emas olahraga Bulungan,” tambahnya.

Ketua KONI Kabupaten Bulungan Heru Rahmadi menjelaskan, program “Bulungan Unggul” adalah langkah maju dan strategis untuk memajukan prestasi olahraga di Bulungan. 

Program ini dirancang dengan tujuan untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan, sehingga dapat menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

Program ini diyakini bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga. Program ini juga memberikan kerangka kerja yang jelas dan terstruktur dalam pembinaan atlet, mulai dari tahap pencarian bakat hingga pemusatan latihan.

Menurutnya, secara langsung program ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas fasilitas dan sarana olahraga di Kabupaten Bulungan, sehingga atlet dapat berlatih dengan lebih optimal.

“Ini juga menggerakkan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pembinaan olahraga, seperti pelatih, ofisial, dan tenaga medis,” tuturnya. *adv

Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini