Kamis, 16 April 2026 19:13 WITA

Bupati Syarwani pimpin langsung Gerakan Indonesia ASRI, dimulai di Pasar Induk Tanjung Selor

Bupati Bulungan, Syarwani, saat turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor menggunakan mesin pemotong rumput. IST

Bupati Syarwani pimpin langsung Gerakan Indonesia ASRI, dimulai di Pasar Induk Tanjung Selor

Kamis, 16 April 2026 19:13 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bergerak cepat merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah. Lewat program bertajuk Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), kawasan Pasar Induk Tanjung Selor langsung disulap menjadi titik awal aksi bersih-bersih massal yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Kamis (16/4/2026).

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa aksi ini langkah konkret jangka panjang. Ia bahkan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: B.600.4.15.1/320/DLH-III sebagai payung hukum agar gerakan ini mendarah daging hingga ke level akar rumput. Syarwani menyebut bahwa area Pasar Induk dipilih sebagai lokasi perdana dan dipastikan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin ke depannya.

“Gerakan ini dipastikan tidak hanya menjadi beban kerja dinas terkait saja, melainkan kewajiban seluruh elemen pemerintahan dari tingkat atas hingga bawah,” tuturnya.

Syarwani menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, hingga ketua RT untuk aktif menggerakkan warga di wilayah masing-masing agar dampak kebersihan bisa dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat Bulungan.

Khusus di area pasar, Bupati meminta para pedagang untuk menjadi ujung tombak dengan menjaga kebersihan lapak masing-masing secara mandiri. Melalui koordinasi UPT Pasar Induk, para pedagang diharapkan memiliki kesadaran individu untuk tidak membuang sampah sembarangan dan wajib menyiapkan kantong sampah di tiap tempat usaha tanpa harus menunggu instruksi harian.

Tak berhenti di sektor perdagangan, Gerakan Indonesia ASRI ini juga bakal merambah ke berbagai ruang publik lainnya termasuk satuan pendidikan. Syarwani berharap sekolah-sekolah di Bulungan mampu mengadopsi semangat ini sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa yang peduli lingkungan sejak dini demi menciptakan budaya hidup bersih yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati juga mendorong pemerintah desa dan perangkat lingkungan untuk menjadwalkan kerja bakti minimal dua atau tiga bulan sekali, atau bahkan lebih sering jika memungkinkan. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa gerakan bersama ini adalah kunci untuk menjaga lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga, sejalan dengan visi nasional yang dicanangkan Presiden sejak Februari 2026 lalu. (advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini