Senin, 27 April 2026 11:58 WITA

Kapolda Kaltara Irjen Djati sidak tes komputer seleksi AKPOL: Pastikan hasil objektif

Kapolda Kaltara Irjen Djati sidak tes komputer seleksi AKPOL: Pastikan hasil objektif

Senin, 27 April 2026 11:58 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy melakukan inspeksi mendadak untuk memantau langsung pelaksanaan tes psikologi bagi calon taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Anggaran 2026, Sabtu (25/4/2026).

Peninjauan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Tanjung Selor ini bertujuan untuk memastikan proses rekrutmen berjalan tanpa intervensi dan memenuhi standar integritas kepolisian.

Sebanyak 31 peserta, yang terdiri dari 29 pria dan dua wanita, mengikuti ujian dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Penggunaan sistem berbasis komputer ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meminimalisir kesalahan manusia dan menjamin hasil yang objektif secara real-time.

Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa transparansi adalah prioritas utama menjaring calon perwira. Pihaknya berkomitmen untuk menutup segala celah praktik kecurangan, sehingga setiap putra-putri daerah memiliki kesempatan yang setara berdasarkan kompetensi individu.

Selain Kapolda, sejumlah pejabat utama termasuk Karo SDM dan Kabid Propam turut mendampingi guna memperketat pengawasan internal selama ujian berlangsung.

Tahap seleksi psikologi ini dipandang krusial untuk mengukur kesiapan mental serta stabilitas kepribadian calon taruna sebelum mereka melangkah ke tahap pendidikan perwira yang lebih intensif. Dengan pengawasan ketat dari pimpinan tertinggi kepolisian daerah, diharapkan lulusan dari seleksi ini benar-benar merepresentasikan kualitas terbaik dari Kalimantan Utara untuk pengabdian nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik yang merugikan peserta. Polri berkomitmen menghadirkan rekrutmen yang bersih dan humanis, sehingga setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita menjadi perwira Polri,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Polda Kaltara menyatakan akan terus mengawal seluruh rangkaian seleksi AKPOL 2026 dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) demi menghasilkan personel Polri yang profesional dan berintegritas tinggi. (*)

Editor: Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini