Senin, 27 April 2026 10:27 WITA

Kapolda Kaltara minta personel proaktif hadapi dampak ekonomi global hingga cuaca ekstrem

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memimpin apel rutin, Senin (27/4/2026). IST

Kapolda Kaltara minta personel proaktif hadapi dampak ekonomi global hingga cuaca ekstrem

Senin, 27 April 2026 10:27 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) Kapolda Kaltara Minta Personel Proaktif Hadapi Dampak Ekonomi Global dan Cuaca Ekstrem, menekankan pentingnya sikap proaktif dan humanis bagi seluruh personel dalam menghadapi dinamika tantangan global yang kian kompleks. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolda Kaltara, Senin (27/04/2026).

Dalam arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto menyoroti tekanan ekonomi dunia, fluktuasi harga energi, serta ketidakpastian geopolitik yang mulai berdampak pada kebijakan nasional. Salah satu poin krusial yang diantisipasi adalah penyesuaian harga BBM non-subsidi yang berpotensi memicu riak atau reaksi di tengah lapisan masyarakat.

Menurutnya, polisi yang baik tidak hanya hadir saat masalah telah terjadi, melainkan harus mampu membaca potensi gangguan sebelum muncul ke permukaan.

“Seluruh jajaran Polda Kaltara harus punya kemampuan deteksi dini yang kuat serta peka terhadap situasi lingkungan sekitar guna memitigasi gangguan kamtibmas sejak awal,” ujarnya.

Selain isu keamanan dan ekonomi, kondisi kesehatan personel juga menjadi perhatian utama di tengah cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla. Irjen Pol Djati Wiyoto mengimbau anak buahnya agar disiplin dalam menjaga kesehatan fisik dan stamina karena tugas Polri bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Kondisi fisik yang prima dianggap sebagai syarat mutlak agar operasional kepolisian tetap berjalan optimal di bawah cuaca yang tidak menentu.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Kaltara mengingatkan filosofi dasar dalam bertugas dengan memegang teguh prinsip profesionalitas dan integritas. Ia berpesan agar personel Polri menjadi sosok yang dicintai oleh masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Ia menegaskan agar tidak ada satu pun tindakan anggota yang menyakiti hati masyarakat dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelindung dan pengayom. (*)

Editor: Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini