Selasa, 14 Juli 2026 18:11 WITA

Kawal ketahanan pangan hingga hankam, Ahmad Djufrie siap fasilitasi agenda taktis Forkopimda

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie berbicara pada forum coffee morning forkopimda di Tanjung Selor, Selasa (14/7/2026). QUARTAL

Kawal ketahanan pangan hingga hankam, Ahmad Djufrie siap fasilitasi agenda taktis Forkopimda

Selasa, 14 Juli 2026 18:11 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya berdiri di garda terdepan dalam mengawal stabilitas ekonomi, penguatan pendapatan daerah, serta pertahanan di wilayah perbatasan.

Hal ini mengemuka saat Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, S.E., M.Si., menghadiri agenda Coffee Morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara yang kembali digelar di Tanjung Selor, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan informal namun sarat akan pembahasan strategis ini dihadiri langsung unsur pimpinan daerah, di antaranya Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., Kajati Kaltara Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H., serta unsur pimpinan instansi vertikal dan TNI-Polri lainnya.

Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.Si., menyambut hangat diaktifkannya kembali ruang komunikasi antarlembaga ini. Sebagai representasi rakyat, DPRD Kaltara melemparkan gagasan krusial agar seluruh unsur Forkopimda tidak hanya berfokus pada aspek makro, melainkan ikut mendukung penuh program ketahanan pangan daerah.

DPRD mendorong adanya pemantauan langsung ke lapangan guna mengantisipasi fluktuasi harga bahan pokok, terutama akibat ketergantungan pasokan barang dari luar daerah.

Selain itu, isu pemenuhan gizi anak dan penanganan stunting menjadi poin utama yang disuarakan oleh DPRD agar mendapatkan perhatian kolektif lintas instansi.

“Demi menjaga kontinuitas koordinasi ini, kami DPRD Kaltara siap untuk memfasilitasi dan menjadi tuan rumah pada agenda coffee morning berikutnya,” kata Achmad Djufrie.

Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) turut menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Gubernur Kaltara secara tegas menginstruksikan Bapenda Kaltara untuk bersinergi dengan Polda dan Kejaksaan Tinggi guna menertibkan vendor-vendor serta kendaraan operasional berpelat luar daerah yang beraktivitas di Bumi Benuanta agar taat pajak.

Langkah penertiban ini didukung penuh oleh Wakil Gubernur Ingkong Ala yang menekankan pentingnya transparansi perizinan. Pihak legislatif dan eksekutif juga menggarisbawahi tantangan di perbatasan terkait disparitas harga material dari Malaysia yang jauh lebih murah, yang membutuhkan formulasi kebijakan khusus dari Pemerintah Pusat.

Momentum ini juga menjadi ajang perkenalan positif bagi Kapolda Kaltara yang baru, Irjen Pol. Agus Wijayanto, yang berkomitmen penuh menghadirkan jajaran kepolisian yang melayani, mengayomi, serta terbuka terhadap masukan demi kondusifitas daerah.

Di sisi lain, perkembangan luar biasa dipaparkan oleh Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni terkait pembangunan Markas Komando Pusat Pelatihan TNI di Sebuku, Nunukan. Pusat pelatihan yang ditargetkan rampung akhir Agustus 2026 ini akan langsung digunakan untuk latihan militer bersama skala besar antara TNI AD, Kopassus, dan tentara Amerika Serikat (US Army). Kehadiran pangkalan militer dan penempatan batalyon teritorial baru di beberapa wilayah Kaltara ini diyakini mampu menjadi stimulus baru yang memutar roda perekonomian masyarakat lokal.

Pertemuan ditutup dengan pemaparan dari Kepala BNNP Kaltara Abdul Hasyim terkait keberhasilan operasi penggagalan penyelundupan 3,7 ton ganja kuncup, serta sinergi penggagalan sabu di Bandara Juwata dan Pelabuhan Malundung Tarakan. Lewat fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD Kaltara berkomitmen untuk terus menyelaraskan program kerja bersama mitra Forkopimda demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltara. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini