Selasa, 27 Oktober 2026 15:04 WITA

Gubernur Zainal tutup Festival Irau Malinau 2026, perputaran uang tembus Rp9,9 miliar

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang berinteraksi dengan warga Malinau di penutupan Festival Irau Malinau, Senin (26/10/2026) malam. (IST/BIRO ADPIM)

Gubernur Zainal tutup Festival Irau Malinau 2026, perputaran uang tembus Rp9,9 miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 15:04 WITA

QUARTAL.ID, MALINAU – Festival Irau ke-12 Kabupaten Malinau resmi ditutup di Panggung Padan Liu’ Burung, Tanjung Lapang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (26/10/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati lokasi menyaksikan pertunjukan tarian etnis yang menampilkan kekayaan budaya daerah setempat.

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menutup resmi rangkaian Irau ke-12 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau. Gubernur juga didampingi oleh Wagub Ingkong Ala, SE.,M.Si. Perhelatan budaya ini telah berlangsung selama sepekan sejak 20 Oktober 2026.

Dalam pidatonya Gubernur Zainal memuji keberhasilan perhelatan budaya tahunan tersebut dan menyampaikan selamat atas peringatan HUT ke-27 Malinau.

“Semoga bertambahnya usia Kabupaten Malinau semakin memperkuat tekad dan persatuan masyarakat untuk mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan tetap menjaga kearifan lokal,” kata Gubernur Zainal.

Ia mengungkapkan, perputaran uang selama pelaksanaan Irau ke-12 yang hampir menyentuh angka Rp10 miliar menjadi capaian yang berdampak positif pada pergerakan ekonomi rakyat.

“Ini membuktikan bahwa kegiatan seperti Irau juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau untuk mengakselerasi pembangunan daerah berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menyampaikan bahw Irau adalah perayaan seremonial berbasis budaya sehingga turut menjadi wadah silaturahmi antarsuku dan agama untuk mempererat persaudaraan.

“Perbedaan adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ungkap Wempi.

Berdasarkan pendataan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malinau bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Politeknik Malinau, total perputaran uang selama Irau 2026 mencatatkan angka Rp9.941.204.634.

Hingga 25 Oktober 2026, akumulasi kunjungan masyarakat tercatat sebanyak 34.636 orang, dengan estimasi nilai pengeluaran pengunjung mencapai Rp2,95 miliar. (*/adpim/quartal)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini