TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal Forkopimda bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Kantor Bupati Bulungan, Kamis (2/4), pemerintah daerah melaporkan peningkatan signifikan pada dukungan anggaran bagi lembaga sosial sebagai mitra strategis pembangunan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan, Dharmawan, mengungkapkan bahwa situasi di wilayahnya tetap aman dan damai sepanjang Ramadan berkat peran aktif dari sekitar 200 ormas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 150 organisasi telah resmi terdaftar dan memiliki badan hukum, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi administrasi serta pelengkapan berkas.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Bulungan meningkatkan alokasi hibah organisasi secara tajam dari 13 penerima pada tahun 2025 menjadi hampir 24 organisasi pada tahun anggaran 2026 dengan total pagu mencapai Rp2,7 miliar.
“Langkah ini diambil karena sinergi antara TNI, Polri, Satpol PP, dan ormas dinilai krusial dalam memastikan wilayah darat hingga pesisir tetap kondusif bagi aktivitas nelayan maupun warga negara lainnya,” tutur Dharmawan.
Selain aspek keamanan, kolaborasi ini juga menyentuh sisi sosial melalui kerja sama dengan Kementerian Agama dalam aksi pembersihan rumah-rumah ibadah di seluruh penjuru Kabupaten Bulungan.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa seberapa pun besarnya anggaran yang dimiliki daerah, program pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa situasi yang damai. Oleh karena itu, Pemkab Bulungan juga terus memacu berbagai program strategis nasional di Bulungan seperti pembentukan Koperasi Merah Putih di 74 desa dan 7 kelurahan untuk mengungkit ekonomi kerakyatan.
Di sektor kedaulatan pangan, pemerintah melakukan optimalisasi lahan seluas 2.400 hektar serta program cetak sawah guna menjaga ketahanan pangan lokal yang berdaulat dan berkelanjutan. Transformasi ekonomi juga didorong melalui hilirisasi produk lokal, salah satunya adalah peluncuran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek “Kayan” yang diproduksi langsung oleh Perumda dengan memanfaatkan bahan baku Sungai Kayan.
Bupati Syarwani berharap produk ini menjadi kebanggaan warga sehingga perputaran uang tetap berada di lingkup internal Bulungan. Selain itu, investasi jangka panjang pada sumber daya manusia juga diperkuat melalui implementasi program pemberian makanan bergizi gratis (MBG) yang sudah mulai berjalan di hampir seluruh kecamatan sebagai upaya mencetak calon pemimpin masa depan yang berkualitas. (adv)
Penulis: Quartal.id





















