Senin, 25 Mei 2026 21:22 WITA

Investasi Rp24,4 miliar Pemprov Kaltara berhasil hadirkan 4 sekolah bagi ‘generasi emas’ perbatasan

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menandatangani peresmian gedung SMAN 3 Nunukan, SMAN 1 Sei Menggaris, SMKN 1 Sembakung Atulai, dan SLBN Nunukan di Nunukan, Senin (25/5/2026). (Foto: Istimewa)

Investasi Rp24,4 miliar Pemprov Kaltara berhasil hadirkan 4 sekolah bagi ‘generasi emas’ perbatasan

Senin, 25 Mei 2026 21:22 WITA

NUNUKAN, QUARTAL.ID – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) memacu jarak dan sekat keterbatasan layanan pendidikan di wilayah perbatasan mulai terwujud. Melalui alokasi anggaran yang signifikan, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) serta gedung sarana dan prasarana pendukung pada empat satuan pendidikan di Wilayah Nunukan.

Kehadiran fasilitas sekolah ini menjadi tonggak penting pembangunan sumber daya manusia di Kaltara, sekaligus penegasan komitmen bahwa anak-anak di beranda depan NKRI berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan setara.

Agenda peresmian massal yang berpusat di Nunukan ini mencakup penyelesaian pembangunan fisik di empat titik. Keempat sekolah tersebut adalah SMAN 3 Nunukan, SMAN 1 Sei Menggaris, SMKN 1 Sembakung Atulai, dan SLBN Nunukan.

Pemprov Kaltara menggelontorkan total anggaran mencapai Rp24.419.837.906 untuk memastikan bangunan serta fasilitas pendukung operasional sekolah-sekolah ini berdiri kokoh dan memadai guna mendukung iklim belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa di tapal batas.

Salah satu capaian yang paling dinantikan adalah terwujudnya impian SMAN 3 Nunukan untuk memiliki gedung sendiri setelah tiga tahun lamanya menumpang proses belajar mengajar di SD Negeri 11 Nunukan. Sekolah yang berlokasi di Jalan Abdul Rajab, Kelurahan Sei Bilal, Kecamatan Nunukan Barat ini, dibangun dua lantai di atas lahan seluas 1,4 hektare dengan nilai investasi fisik sebesar Rp11.496.401.000.

Pembangunan yang dimulai sejak tahun 2025 ini menyediakan satu gedung baru yang mencakup ruang kantor, ruang guru, delapan ruangan belajar, serta fasilitas toilet untuk menampung kapasitas ratusan siswa.

Sinergi pengawasan pengerjaan sebelumnya telah dipantau ketat oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bersama jajaran teknis guna memastikan kualitas bangunan tetap prima untuk penggunaan jangka panjang.

Cerita haru dan membanggakan juga mengiringi peresmian pembangunan gedung baru di SMAN 1 Sei Menggaris yang terletak di kawasan perbatasan Desa Sekaduyan Taka. Berdiri di atas tanah wakaf yang diberikan secara tulus oleh kepala desa setempat demi menjaga harga diri pendidikan bangsa, sekolah ini sekarang tampil megah berarsitektur modern dengan sentuhan ornamen bermotif khas Dayak.

Melalui anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2025, Pemprov mengucurkan dana sebesar Rp2.534.180.000 yang dibagi ke dalam dua paket pekerjaan, yakni pembangunan gedung kantor guru senilai Rp1.336.003.000 dan ruang kelas baru senilai Rp1.198.177.000. Fasilitas ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan menengah bagi putra-putri setempat maupun anak pekerja migran, tanpa perlu terhambat oleh kendala jarak geografis.

Sementara itu, untuk memperkuat pilar pendidikan vokasi yang relevan dengan potensi lokal, Pemprov Kaltara turut meresmikan gedung sarana prasarana penunjang di SMKN 1 Sembakung Atulai dengan nilai kontrak Rp3.226.953.576. Di sekolah ini, anggaran dialokasikan untuk pembangunan ruang praktik Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Hortikultura, laboratorium IPA, serta fasilitas sanitasi. Melalui penguatan sektor kejuruan ini, lulusan SMK di Nunukan ditargetkan memiliki keterampilan tinggi, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja serta mampu menjadi roda penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Prinsip inklusivitas dan keadilan sosial juga direalisasikan secara konkret lewat peremajaan total SLBN Nunukan. Menggunakan skema pembiayaan kolaboratif, pembangunan sarana di sekolah luar biasa ini menyerap Dana Revitalisasi sebesar Rp3.133.410.000 dan dukungan APBD murni senilai Rp4.028.893.330, sehingga total investasinya mencapai Rp7.162.303.330.

Dengan alokasi tersebut, SLBN Nunukan kini dilengkapi dengan 17 ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU, perpustakaan, UKS, ruang IT, ruang pembelajaran khusus, ruang terapi, ruang keterampilan basah dan kering, asrama, kantin, hingga toilet yang ramah disabilitas.

Langkah ini menjamin setiap anak berkebutuhan khusus di Kaltara mendapatkan hak pengajaran bermutu yang setara untuk mengembangkan potensi diri mereka.

Langkah masif Pemprov Kaltara dalam membenahi sektor pendidikan ini didasarkan pada data faktual lapangan. Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang pendidikan menengah atas di Kabupaten Nunukan sebenarnya telah berada di angka yang sangat baik, yaitu mencapai 96,92%.

Angka tersebut membuktikan bahwa secara kapasitas tampung, sekolah-sekolah di Nunukan sudah sangat siap memfasilitasi anak usia sekolah. Namun, tantangan utama terletak pada Angka Partisipasi Murni (APM) yang saat ini masih berada pada angka 68,62%, yang berarti baru sekitar 68% anak-anak yang bisa mengenyam pendidikan secara tepat waktu di jenjang yang seharusnya.

Hadirnya empat kompleks fasilitas baru inilah yang diandalkan pemerintah sebagai instrumen strategis untuk memotong jarak keterlambatan sekolah tersebut, sehingga ke depan seluruh anak di Kaltara bisa bersekolah tepat waktu.

Gubernur Zainal A. Paliwang menitipkan pesan kepada para kepala sekolah, dewan guru, dan seluruh tenaga kependidikan agar sarana megah yang telah dibangun dengan biaya yang tidak murah ini dapat dirawat dengan baik.

Sekolah harus ditransformasikan menjadi ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan penuh inovasi untuk mencetak generasi muda perbatasan yang beriman, berilmu, dan memiliki daya saing tinggi demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini