QUARTAL.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah gencar membangun fondasi kuat bagi generasi penerus melalui penguatan karakter remaja. Gubernur Zainal A Paliwang menekankan pentingnya upaya ini dalam mencegah masalah sosial seperti kehamilan dini, perkawinan anak, kekerasan seksual, dan bullying.
“Remaja adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan,” tegas Gubernur Zainal dalam acara advokasi di SMA Negeri 1 Tarakan, Rabu (21/8/2024).
“Dengan memberikan bekal karakter yang kuat, kita berharap mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Angka Kehamilan Dini di Kaltara Masih Tinggi
Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa tingkat kehamilan pada usia remaja di Kaltara masih cukup tinggi. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat menghambat masa depan remaja dan berdampak negatif pada kualitas hidup mereka.
“Untuk itu, kita perlu memberikan edukasi yang komprehensif kepada remaja tentang kesehatan reproduksi, pentingnya menunda pernikahan, dan bahaya kekerasan seksual,” tambah Gubernur Zainal.
Pentingnya Peran Semua Pihak
Gubernur Zainal mengajak seluruh pihak, termasuk keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk bersinergi dalam upaya mencegah masalah sosial pada remaja.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang remaja,” ujarnya.
Fokus pada Pencegahan Kekerasan Seksual dan Bullying
Selain masalah kehamilan dini, kekerasan seksual dan bullying juga menjadi perhatian serius pemerintah. Kekerasan dalam bentuk fisik maupun non-fisik, termasuk melalui media sosial, dapat berdampak psikologis yang serius bagi korban.
“Kita harus menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi semua siswa untuk belajar dan berkembang,” kata dia. *
Advertorial





















