Sabtu, 8 Maret 2025 20:56 WITA

Pertamina tambah 8-16 ton/hari pasokan BBM di Kaltara selama Ramadan dan Idul Fitri

Area Manager Commrel & CSR PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun (kiri) dan Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel Ferdi Kurniawan (kiri) di Tanjung Selor, Sabtu (8/3/2025). QUARTAL.ID

Pertamina tambah 8-16 ton/hari pasokan BBM di Kaltara selama Ramadan dan Idul Fitri

Sabtu, 8 Maret 2025 20:56 WITA

QUARTAL.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 di wilayah Kalimantan Utara.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM yang biasanya terjadi selama periode tersebut,” kata Area Manager Commrel & CSR PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun di Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu (8/3/2025).

Ia mengatakan, Pertamina akan memulai Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 17 Maret hingga 13 April 2025. Strateginya adalah meningkatkan jumlah alokasi BBM di setiap lembaga penyalur secara terukur.

Pertamina akan menambah pasokan BBM sebanyak 1-2 tangki per hari, atau setara dengan 8-16 ton, di setiap lembaga penyalur. Penambahan ini diyakini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bulungan dan wilayah Kalimantan Utara lainnya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan BBM selama periode Lebaran tahun 2025 ini,” tegas Edi.

Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel Ferdi Kurniawan mengatakan, dalam kondisi normal, kebutuhan BBM di Kabupaten Bulungan berkisar antara 2-3 tangki Pertalite dan 1-2 tangki Solar per hari. Satu tangki memiliki kapasitas 8 ton.

Pertamina juga mengantisipasi kendala distribusi yang mungkin terjadi akibat kondisi geografis Kalimantan Utara.

Kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) diperlukan untuk memastikan kelancaran distribusi, terutama di jalur-jalur rawan longsor.

“Kami berharap Pemda dapat membantu mengamankan jalur distribusi, terutama jalur provinsi yang sering mengalami longsor,” katanya.

Terkait dengan kondisi jembatan Tanjung Palas yang memiliki batasan beban 20 ton, Pertamina telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan relaksasi.

Relaksasi ini diperlukan agar mobil tangki BBM dapat melintasi jembatan tersebut dan mendistribusikan BBM ke wilayah Kabupaten Tanah Tidung, Malinau, dan sekitarnya.

“Kami telah bersurat untuk meminta relaksasi agar mobil tangki dapat melintasi jembatan tersebut dan Alhamdulillah, relaksasi telah diberikan, sehingga distribusi BBM ke wilayah tersebut dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Untuk wilayah Nunukan dan Sebatik, pasokan BBM akan didistribusikan dari Depo Tarakan menggunakan kapal. Pertamina memastikan stok BBM di Depo Tarakan selalu tersedia dan pengiriman dilakukan secara rutin.

Mengenai Liquefied Petroleum Gas (LPG), Pertamina juga telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri.

“LPG juga menjadi perhatian kami. Kami akan memastikan ketersediaan LPG agar masyarakat tidak mengalami kekurangan selama periode tersebut,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah antisipasi ini, Pertamina optimistis dapat memastikan ketersediaan BBM dan LPG yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Utara selama Ramadan dan Idul Fitri 2025. (*)

Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini