TANA TIDUNG, QUARTAL.ID – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim, berhasil menorehkan prestasi tertinggi di tingkat nasional. Vamelia dinobatkan sebagai penerima peringkat pertama Penghargaan Wiyata Dharma Utama Bunda PAUD Nasional, yang sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Utara (Kaltara) di Ibu Kota.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Vamelia dari Istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, di Jakarta. Vamelia mengungkapkan bahwa ia berhasil meraih nilai sempurna 100 dari tiga dewan juri, mengalahkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Istri Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, ini menjelaskan bahwa penghargaan yang didapatnya adalah buah dari perjuangan dan komitmen selama hampir tiga tahun dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Tana Tidung. Ia menegaskan, fokus utamanya bukan pada penghargaan, melainkan pada eksekusi program.
“Penghargaan itu hanya bonus. Kami memiliki banyak program yang inovatif, mulai dari program Guru Sejahtera, peningkatan insentif, Satu PAUD Dua APE, hingga PAUD Inovatif,” tutur Vamelia, Selasa (9/12/2025) dilansir dari Tribunkaltara.
Ia menambahkan, salah satu terobosan yang menarik perhatian juri adalah penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dialokasikan khusus untuk PAUD. Program inilah yang kemudian dilirik dan direncanakan akan dijadikan program percontohan di tingkat nasional.
Vamelia Ibrahim secara terbuka mengakui bahwa keberhasilannya merupakan hasil kolaborasi erat dengan Bupati Tana Tidung.
“Keberhasilan saya tidak luput dari peran Pak Bupati. Kami saling bersinergi dalam menjalankan visi dan misi beliau,” tuturnya.
Untuk mempertahankan pencapaian ini, Vamelia menekankan komitmen untuk terus berinovasi dan menuntaskan program yang telah direncanakan. Salah satunya adalah peluncuran Buku PAUD Inovatif, yang merupakan karya kolektif kepala sekolah dan guru PAUD lokal sebagai sumber inspirasi bagi pendidik lain.
Selain itu, ia tengah fokus menuntaskan target Diklat Dasar Guru PAUD hingga mencapai 100 persen dan meningkatkan mutu tenaga pendidik melalui program beasiswa S1 yang hampir rampung, serta program beasiswa S2 bagi guru PAUD di Universitas Negeri Malang (UNM). Terkait infrastruktur, ia memanfaatkan regulasi baru dari Kemendikdasmen mengenai revitalisasi sekolah untuk PAUD.
Meskipun dihadapkan pada efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memastikan bahwa insentif dan beasiswa bagi guru PAUD tetap menjadi prioritas dan tidak dipotong, demi menjaga kesejahteraan dan kualitas pengajaran. (*/adv)
Editor: Quartal





















