TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, memastikan ketahanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional tetap stabil dan terkendali menjelang periode Ramadan serta Idul Fitri 1447 H.
Di tengah eskalasi dinamika geopolitik global dan konflik di kawasan Timur Tengah, otoritas energi plat merah tersebut mengonfirmasi bahwa stok operasional nasional saat ini dijaga pada level aman dengan ketahanan sekitar 21 hari konsumsi.
Angka ini merupakan standar normal dalam sistem logistik energi Indonesia yang dikelola secara dinamis melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya guna menjamin kelancaran distribusi ke seluruh wilayah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa perusahaan telah mengaktifkan berbagai langkah mitigasi strategis untuk melindungi rantai pasok energi nasional dari ketidakpastian pasar internasional.
Langkah antisipatif tersebut mencakup diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik, serta optimalisasi operasi kilang dalam negeri melalui koordinasi intensif dengan pemerintah.
“Dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi dari hulu hingga distribusi akhir, Pertamina berupaya memastikan ketersediaan energi tetap dapat diakses masyarakat secara merata di seluruh pelosok negeri,” tuturnya Jumat (6/3) dalam siaran resminya.
Di tingkat regional, khususnya wilayah Kalimantan, stok BBM dipastikan berada dalam kondisi aman untuk melayani lonjakan permintaan selama hari raya. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengeluarkan imbauan tegas agar konsumen tetap tenang dan menghindari aksi pembelian berlebihan atau panic buying.
“Kami mengimbau bahwa pembelian yang tidak wajar justru berpotensi mengganggu pola distribusi normal yang telah disusun,” ujarnya.
Melalui komitmen pengawasan situasi global secara cermat, Pertamina memastikan kebutuhan energi untuk masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional akan tetap terpenuhi secara optimal selama masa layanan Ramadan dan Idul Fitri. (*)
Sumber: Pertamina Patra Niaga





















