Jumat, 13 Maret 2026 20:32 WITA

Polda Kaltara gelar Pasar Murah, beras 5 kilo cuma 50 ribu jelang Lebaran

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memimpin langsung operasi pasar murah yang digelar Polda Kaltara di Tanjung Selor, Jumat (13/3/2026). IST

Polda Kaltara gelar Pasar Murah, beras 5 kilo cuma 50 ribu jelang Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 20:32 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) proaktif menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar di Tanjung Selor, Jumat (13/3/2026), Polda Kaltara menyalurkan belasan ton komoditas pangan dengan harga di bawah pasar untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara, Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, serta Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Andries Hermanto.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Bulungan, Syarwani dan Kepala Bulog Cabang Bulungan, Oktavianur, guna memastikan sinergi lintas instansi dalam menjaga ketahanan pangan wilayah.

Dalam operasi pasar yang berlangsung selama dua jam tersebut, Polda Kaltara beserta jajaran Polres mendistribusikan sedikitnya 12 ton beras yang dibanderol dengan harga Rp50.000 per 5 kilogram.

Selain beras, petugas juga menyalurkan 3.000 butir telur ayam seharga Rp15.000 per 10 butir, serta 840 liter minyak goreng yang dijual dengan harga terjangkau yakni Rp15.000 per kemasan 900 mililiter.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mengantisipasi fluktuasi harga sembako yang biasanya melonjak menjelang hari raya.

“Selain menggelar pasar murah, Polda Kaltara juga mengikuti koordinasi virtual melalui Zoom Meeting bersama Mabes Polri guna memastikan stabilitas stok pangan dan keamanan nasional terjaga secara menyeluruh di seluruh pelosok Indonesia,” tuturnya.

Sejalan dengan upaya pemenuhan kebutuhan pangan, Kapolda juga menegaskan kesiapan jajarannya dalam aspek pengamanan wilayah. Melalui Operasi Ketupat Kayan 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, Polda Kaltara telah menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis.

Koordinasi dengan pihak Pertamina juga telah dilakukan untuk menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Salah satu warga Jalan Katamso, Siti, mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini mengingat harga minyak dan beras di pasar reguler masih tergolong tinggi.

Senada dengan hal tersebut, Rahmat, warga setempat, berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk membantu daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Menutup keterangannya, Kapolda Kaltara mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi borong atau panic buying karena stok pangan dipastikan aman. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas lingkungan demi terciptanya perayaan Idul Fitri yang aman, tertib, dan lancar. (*)

Editor: Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini