TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol Drs. Djati Wiyoto Abadhy menerima audiensi penting dari Dinas Sosial Provinsi Kaltara. Pertemuan ini membahas progres pembangunan Sekolah Rakyat yang digadang-gadang menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Bumi Benuanta.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kapolda Kaltara pada Selasa (14/4/2026) ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor. Irjen Djati menegaskan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan penuh agar fasilitas pendidikan bagi masyarakat ini segera terealisasi.
“Pendidikan adalah kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencegah timbulnya masalah sosial di kemudian hari,” tegasny dalam audiensi tersebut.
Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah pusat menghadirkan pendidikan yang lebih merata dan inklusif. Dengan kualitas SDM yang meningkat, diyakini angka kemiskinan di Kaltara dapat ditekan secara signifikan melalui pendekatan edukatif.
Koordinasi ini dihadiri oleh jajaran pejabat lintas instansi, mulai dari Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltara Obed Daniel L.T, Sekretaris Dinas Sosial Arminsyah, hingga perwakilan Dinas Nakertrans Roby Wahyudi. Selain itu, hadir pula perwakilan Dinsos Bulungan Mahmuddin, Camat Tanjung Palas Utara Sugiyanto, serta Kepala Desa Ardimulyo Soni Risqi Firmansyah.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya diyakini membuat pembangunan Sekolah Rakyat berjalan optimal. Kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk menciptakan generasi Kaltara yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.
Melalui kolaborasi ini, seluruh pihak berkomitmen agar manfaat dari Sekolah Rakyat dapat segera dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini masih membutuhkan akses pendidikan lebih baik. (*)
Editor: Quartal.id





















