Rabu, 13 Mei 2026 14:52 WITA

Kapolda Kaltara kukuhkan 100 bintara remaja jadi insan Bhayangkara sejati

Kapolda Kaltara kukuhkan 100 bintara remaja jadi insan Bhayangkara sejati

Rabu, 13 Mei 2026 14:52 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, memimpin upacara Pembinaan Tradisi dan Pembaretan bagi 100 Bintara Remaja angkatan 54/58 Direktorat Samapta di lapangan Mako Polda Kaltara, Rabu (13/5/2026).

Prosesi sakral yang ditandai dengan penyiraman air bunga dan penyematan baret ini menjadi simbol pengukuhan para personel muda tersebut sebagai bagian utuh dari institusi Polri setelah menjalani masa pembinaan sejak awal April lalu.

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa tradisi pembaretan ini memiliki makna mendalam yang jauh melampaui sekadar seremonial belaka. Ia menyebutkan bahwa proses ini adalah bagian krusial dalam membentuk karakter, mental, disiplin, loyalitas, serta jiwa korsa setiap anggota baru.

“Pembaretan yang saudara terima hari ini bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga simbol tanggung jawab moral dan komitmen pengabdian kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda di hadapan jajaran Pejabat Utama dan Bhayangkari.

Kapolda juga mengingatkan para Bintara Remaja bahwa mereka kini memasuki dunia penugasan yang penuh tantangan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Mengingat tingginya ekspektasi publik, Kapolda menuntut setiap anggota untuk terus mengasah profesionalisme, bersikap responsif, namun tetap mengedepankan sisi humanis dan integritas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Selama masa pembinaan di bawah bimbingan Dirsamapta Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya, para Bintara Remaja telah dibekali berbagai kemampuan teknis vital seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali), tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), pengendalian massa (Dalmas), hingga kemampuan SAR.

Kesiapan fisik dan mental mereka pun ditunjukkan melalui peragaan bela diri kolosal yang menekankan teknik pelumpuhan tanpa menyakiti, sebagai bukti kesiapan mereka menjadi pelindung masyarakat.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan aksi penuh semangat melalui penampilan yel-yel dan senam kolosal yang diikuti oleh Kapolda, Wakapolda, serta seluruh personel yang hadir.

Rangkaian kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi Bintara Remaja angkatan 54/58 untuk mengemban tugas sebagai pengayom dan pelayan masyarakat di wilayah hukum Kalimantan Utara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Bhayangkara sejati. (*)

Editor: Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini