QUARTAL.ID – Kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara terbukti memberikan dampak mendalam terhadap penguatan ekonomi makro.
Hubungan kemitraan kedua lembaga ini dinilai semakin solid, produktif, dan responsif dalam menghadapi berbagai dinamika perekonomian global maupun regional.
Apresiasi terhadap capaian performa tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat menghadiri momentum purnatugas Kepala KPwBI Kaltara, Hasiando G. Manik, di Tarakan, Jumat (22/5/2026).
Agenda yang mengusung tema “Merajut Sinergi, Mengukir Karya Nyata untuk Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi” ini merefleksikan catatan emas kepemimpinan bank sentral.
“Di bawah kepemimpinan beliau, kita tidak hanya menjaga hubungan kelembagaan, tetapi merajut sinergi yang kuat antara Bank Indonesia dengan pemerintahan daerah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wagub Ingkong Ala.
Di tengah kompleksitas tantangan ekonomi saat ini, Bank Indonesia senantiasa hadir sebagai mitra strategis pemda dalam menjaga stabilitas fiskal serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Berbagai program strategis hulu-hilir berhasil dieksekusi secara terintegrasi melalui keterlibatan aktif BI.
Beberapa instrumen krusial tersebut di antaranya intervensi pengendalian inflasi daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), akselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui perluasan QRIS, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif, penguatan ekosistem keuangan syariah, hingga dukungan konkret terhadap peningkatan realisasi investasi di wilayah perbatasan negara.
“Bapak Hasiando telah meninggalkan dampak yang dalam. Warisan prestasi yang telah diukir dalam bentuk angka dan program, serta kepercayaan, jejaring, dan semangat kolaborasi yang akan terus kami jaga bersama ke depan,” pungkas Wagub. (Advertorial)





















