Selasa, 23 Juni 2026 23:36 WITA

Investasi besar wajib serap produk lokal, Gubernur Zainal siapkan pergub pendukung integrasi nilai ekonomi

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang bersama Sekprov Kaltara Deeny Harianto berfoto bersama seminar proyek perubahan di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (Foto: IST)

Investasi besar wajib serap produk lokal, Gubernur Zainal siapkan pergub pendukung integrasi nilai ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 23:36 WITA

JAKARTA, QUARTAL.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan investasi besar yang masuk ke daerah tidak boleh meminggirkan pelaku usaha lokal.

Untuk mengunci keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok global, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi inovasi SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara).

Inovasi strategis ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan dan menghubungkan komoditas serta produk UMKM lokal dengan kebutuhan operasional industri di Kawasan Industri Tanah Kuning, yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN).

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Zainal saat mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I di Gedung Graha Wisesa Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, Selasa (23/6).

“Kita harus bergerak cepat dan melakukan intervensi kebijakan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah besarnya investasi yang masuk. Inovasi SINERGI Kaltara ini adalah jembatan yang akan mempertemukan kebutuhan industri besar dengan produk-produk unggulan UMKM lokal kita,” tegas Gubernur Zainal.

Sebagai bentuk langkah taktis pasca-pertemuan, Pemprov Kaltara kini tengah menyiapkan instrumen hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub).

Regulasi ini nantinya akan mengikat secara hukum dan mendorong para pengelola kawasan industri di Tanah Kuning untuk memprioritaskan penyerapan barang, jasa, serta produk lokal yang telah memenuhi standar kualitas industri.

Melalui kolaborasi regulasi ini, hilirisasi industri di Kaltara ditargetkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Transformasi ini diharapkan tidak sekadar mencatatkan angka investasi yang besar di atas kertas, melainkan langsung berdampak nyata pada pembukaan lapangan kerja baru, perluasan peluang usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini