TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten Bulungan menunjukkan komitmennya menjaga akar budaya lokal di tengah gempuran modernitas.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., secara resmi membuka Kompetisi Olahraga Tradisional dan Permainan Rakyat tingkat Kabupaten dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026.
Perhelatan yang dipusatkan di Kebun Raya Bundayati pada Sabtu (18/4/2026) ini mengusung tema “Kearifan Lokal Untuk Hidup Berkelanjutan, Cerlang Nusantara, Pandu Masa Depan”, dengan menyasar generasi muda sebagai garda terdepan pelestari budaya.
upati Syarwani menekankan bahwa kompetisi ini jadi upaya penting menghidupkan kembali warisan leluhur yang mulai redup akibat perubahan gaya hidup digital.
“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dilestarikan oleh generasi saat ini,” ujar Syarwani di hadapan ratusan peserta.
Ia menilai bahwa olahraga tradisional memiliki nilai filosofis tinggi yang mampu membentuk karakter dan jati diri anak-anak di Kabupaten Bulungan.
Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulungan mencatat sebanyak 331 pelajar tingkat SD dan SMP dari 10 kecamatan turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka bertanding dalam berbagai cabang ikonik seperti egrang, gasing, hingga menyumpit.
Syarwani memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta yang datang dari berbagai pelosok daerah.
“Ini menjadi ajang silaturahmi dan saling mengenal antar pelajar se-Kabupaten Bulungan,” tuturnya.
Bupati Syarwani juga menitipkan pesan penting kepada para tenaga pendidik untuk lebih ketat dalam mengawal tumbuh kembang anak di era keterbukaan informasi. Ia menekankan bahwa literasi budaya dan pendampingan orang dewasa sangat diperlukan agar anak-anak tidak terjebak dalam konten negatif media sosial yang dapat merusak pola pikir.
“Anak-anak perlu pendampingan agar tidak terpengaruh konten negatif yang dapat merusak karakter dan pola pikir mereka,” tegas Bupati.
Momentum pembukaan acara semakin semarak saat Bupati Syarwani turun langsung mencoba olahraga menyumpit. Dengan penuh konsentrasi, ia berhasil meraih poin memuaskan yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.
Keakraban berlanjut saat Bupati berbaur dan melayani permintaan swafoto dari para pelajar. Melalui PKD 2026, Pemkab Bulungan optimis bahwa penguatan identitas budaya melalui olahraga tradisional akan menjadi fondasi kokoh dalam membangun generasi muda yang tangguh, sportif, dan tetap memegang teguh kearifan lokal. (advertorial)





















