Selasa, 21 April 2026 10:06 WITA

Bupati Syarwani targetkan Bundayati jadi pusat edukasi dan budaya unggulan 2026

Bupati Bulungan, Syarwani (tengah berkaus kuning), berfoto bersama para atlet pelajar kontingen Kecamatan Sekatak dalam acara pembukaan Kompetisi Olahraga Tradisional Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Bulungan 2026 di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Sabtu (18/4/2026). IST

Bupati Syarwani targetkan Bundayati jadi pusat edukasi dan budaya unggulan 2026

Selasa, 21 April 2026 10:06 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memacu pembangunan infrastruktur publik yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan ruang kreativitas masyarakat.

Pada tahun 2026, pengembangan Kebun Raya Bundayati di Tanjung Selor dipastikan berlanjut dengan fokus pada peningkatan fasilitas pendukung yang lebih representatif. Langkah ini diambil untuk memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai jantung interaksi sosial, pusat edukasi, sekaligus wadah kegiatan kebudayaan skala besar di Kaltara.

Rencana strategis ini diungkapkan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., saat menghadiri pembukaan kompetisi olahraga tradisional di kawasan tersebut pada Sabtu (18/4/2026). Syarwani menjelaskan bahwa pembangunan lanjutan tahun ini mencakup berbagai fasilitas vital yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Tahun ini pemerintah masih melanjutkan pembangunan di kawasan Kebun Raya Bundayati, di antaranya pembangunan sekitar 10 titik toilet umum, sarana mushola, rumah adat tiga suku, amphitheater, serta kawasan labirin untuk aktivitas anak-anak,” ujarnya.

Kehadiran fasilitas seperti amphitheater dan rumah adat tiga suku lokal diyakini mempertegas identitas budaya Bulungan, sekaligus menjadi magnet bagi wisatawan dan pelajar. Meski saat ini proses pengembangan masih berjalan secara bertahap, Syarwani mengeklaim kawasan tersebut sudah cukup layak untuk menyelenggarakan agenda besar daerah.

“Kawasan ini sudah bisa kita gunakan untuk kegiatan masyarakat, termasuk penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini,” tambahnya.

Selain fokus pada fisik, Bupati Syarwani menaruh perhatian serius pada aspek keberlanjutan lingkungan. Mengingat fungsi utama kawasan ini adalah konservasi, ia mengajak seluruh pengunjung untuk memiliki rasa memiliki yang tinggi dengan menjaga kebersihan area.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan ini, karena Kebun Raya Bundayati juga memiliki fungsi konservasi,” pesannya.

Ia juga secara khusus mengimbau masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan sampah plastik saat beraktivitas di dalam area kebun raya demi menjaga ekosistem tetap asri.

Melalui pengembangan yang komprehensif ini, Pemkab Bulungan menargetkan Kebun Raya Bundayati tidak hanya menjadi destinasi rekreasi keluarga, tetapi juga laboratorium alam bagi generasi muda untuk belajar tentang keanekaragaman hayati dan nilai-nilai lokal. (advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini