TARAKAN, QUARTAL.ID – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy bersama Gubernur Kaltara Zainal Paliwang menyambut kedatangan Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni di Bandara Juwata Tarakan, Jumat (6/2).
Kunjungan kerja ini bagian agenda strategis nasional untuk memperkuat pelestarian lingkungan. Setibanya di bandara, Menhut disambut prosesi adat khas sebagai simbol penghormatan dan kehangatan masyarakat.
Agenda utama kunjungan ini adalah penanaman mangrove dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2). Program ini bertujuan untuk merehabilitasi kawasan pesisir guna menjaga keseimbangan alam, memperkuat benteng alami terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim, serta membuka peluang ekowisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy memastikan rangkaian kegiatan penyambutan berjalan aman dan kondusif. Ia menegaskan komitmen Polri mengawal program-program strategis Pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan sumber daya alam.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan adalah kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung potensi pariwisata berbasis lingkungan di Kaltara,” tulis keterangan resmi tersebut.
Selain fungsi ekologis, pengembangan kawasan mangrove ini diproyeksikan menjadi daya tarik wisata edukatif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan hutan mangrove yang terjaga, Kaltara optimis dapat memperkuat posisinya sebagai daerah hijau serta destinasi wisata unggulan yang berwawasan lingkungan. (*)
Editor: Quartal.id





















