Senin, 29 September 2025 23:11 WITA

Kapolda Kaltara dampingi Mentan Amran Sulaiman di Tarakan, sektor pertanian Kaltara disuntik semangat baru

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyambut Mentan RI Andi Amran Sulaiman di lokasi penyelenggaraan PEDA KTNA di Kota Tarakan, Senin (29/9/2025). HO/POLDA KALTARA

Kapolda Kaltara dampingi Mentan Amran Sulaiman di Tarakan, sektor pertanian Kaltara disuntik semangat baru

Senin, 29 September 2025 23:11 WITA

QUARTAL.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menunjukkan komitmennya mendukung ketahanan pangan nasional dengan menghadiri Pekan Daerah (PEDA) III Petani Nelayan Kalimantan Utara.

Kegiatan strategis yang digelar di Kawasan Islamic Center, Kota Tarakan pada Senin (29/09/2025) ini menjadi momentum penguatan sektor pertanian dan perikanan di wilayah perbatasan.

Kehadiran Kapolda Djati Wiyoto Abadhy di PEDA III ini selaras dengan upaya Polri menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran program strategis pemerintah, terutama di bidang pertanian dan pangan.

PEDA yang diselenggarakan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ini mempertemukan ratusan petani dan nelayan andalan se-Kaltara untuk bertukar gagasan dan meningkatkan kapasitas diri.

Antusiasme peserta semakin tinggi saat mendengarkan arahan langsung dari Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Mentan Amran Sulaiman menyoroti posisi geografis Kaltara yang berhadapan langsung dengan Malaysia.

Menurutnya, letak ini menjadikan Kaltara sebagai daerah yang sangat strategis dengan potensi besar untuk mencapai kemakmuran, khususnya melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan.

“Kalimantan Utara (Kaltara) sangat strategis dan berhadapan dengan Malaysia. Kaltara sangat sejahtera. Insyaallah kita berikan bantuan,” ujar Mentan.

Mentan Amran juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap petani adalah prioritas utama Presiden RI. Ia menyebut petani dan nelayan sebagai “pahlawan pangan” yang berada di garda terdepan dalam menjaga ketahanan nasional.

“Lindungi petani, lindungi petani karena merekalah pahlawan pangan kita. Tidak ada yang mampu meredam jika ada krisis pangan. Itu sebabnya prioritas presiden salah satunya memprioritaskan untuk rakyat,” tegasnya.

Kehadiran Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, di tengah agenda pertanian ini menjadi representasi sinergi TNI/Polri mendukung program ketahanan pangan, sekaligus memastikan bahwa segala bentuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kaltara berjalan aman dan lancar. (*)

Quartal

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini