Senin, 30 Maret 2026 22:04 WITA

LKPJ Bupati 2025: Ekonomi Bulungan tumbuh 5,40 persen, kemiskinan turun tajam

Bupati-Wabup Bulungan, Syarwani-Kilat dalam forum rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 ddi kantor DPRD Bulungan, Senin (30/3/2026). (Foto: Istimewa)

LKPJ Bupati 2025: Ekonomi Bulungan tumbuh 5,40 persen, kemiskinan turun tajam

Senin, 30 Maret 2026 22:04 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mencatatkan tren positif pada sejumlah indikator makro pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Syarwani, S.Pd., M.Si., dan Wakil Bupati Kilat, A.Md., pertumbuhan ekonomi Bumi Tenguyun sukses melejit hingga angka 5,40 persen, diiringi penurunan signifikan pada persentase angka kemiskinan daerah.

Capaian strategis tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan, Senin (30/3/2026).

Dokumen LKPJ ini sekaligus menjadi rekam kinerja tahun pertama bagi pasangan kepala daerah tersebut pada masa bhakti periode 2025–2030.

Bupati Syarwani menjelaskan, struktur ekonomi daerah berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bulungan tahun 2025 masih didominasi oleh lapangan usaha berbasis Sumber Daya Alam (SDA). Total akumulasi nilai tambah ekonomi daerah pada 2025 sukses menembus angka Rp26,6 triliun, meningkat dari tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp25,7 triliun.

Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang porsi tertinggi sebesar 23,5 persen, diikuti sektor konstruksi 16,6 persen, pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,2 persen, serta industri pengolahan di angka 13,5 persen.

Selain pertumbuhan ekonomi yang kokoh di angka 5,40 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bulungan juga mengalami lompatan dari 73,83 pada tahun 2024 menjadi 74,53 di tahun 2025.

Angka Harapan Hidup penduduk juga terus naik dari 73,83 tahun menjadi 74,53 tahun di 2025. Semakin meningkatnya angka harapan hidup di Bulungan mengindikasikan derajat kesehatan masyarakat yang semakin membaik seiring waktu.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah berhasil mendongkrak Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dari 9,23 tahun menjadi 9,42 tahun, serta Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) menjadi 13,26 tahun. Visi pemenuhan hak dasar ini berdampak domino pada penurunan angka kemiskinan yang merosot tajam dari 8,76 persen di tahun 2024 menjadi 7,26 persen di tahun 2025.

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga berhasil ditekan dari 4,33 persen menjadi 4,14 persen karena intervensi program yang tepat sasaran.

“Keberhasilan capaian makro ini tidak lepas dari implementasi tiga kebijakan dan program stimulan yang digenjot sepanjang tahun 2025. Program pertama adalah Pemantapan Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal atau Mandau Tani, yang bertujuan mengoptimalkan potensi sektor pertanian hulu-hilir demi mencapai kemandirian pangan sekaligus mendongkrak pendapatan petani lokal,” kata Bupati.

Kebijakan strategis berikutnya adalah program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) yang menjadi instrumen insentif fiskal untuk memotivasi pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga melalui tata kelola yang akuntabel dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Selain itu, Pemkab Bulungan juga memaksimalkan program Inovasi Daerah yang bertujuan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan mempercepat mutu pelayanan dasar kepada masyarakat luas.

Melalui penyampaian LKPJ 2025 yang telah mengacu pada RPJMD dan RKPD ini, Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus mempertahankan ritme pembangunan yang inklusif. Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif diharapkan mampu mengawal program-program strategis berikutnya demi mewujudkan Kabupaten Bulungan yang berdaulat pangan, maju, dan sejahtera. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini