Kamis, 4 Juni 2026 17:15 WITA

Indeks kerukunan tertinggi di Kalimantan, Gubernur Zainal minta FKUB terus perkuat deteksi stabilitas sosial

Indeks kerukunan tertinggi di Kalimantan, Gubernur Zainal minta FKUB terus perkuat deteksi stabilitas sosial

Kamis, 4 Juni 2026 17:15 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara konsisten berhasil mempertahankan posisinya di jajaran teratas nasional sekaligus menjadi yang terbaik di Pulau Kalimantan dalam hal merawat toleransi.

Capaian impresif ini menjadi pembahasan utama saat Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., menerima audiensi jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kaltara di Tanjung Selor, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan ini fokuskan sebagai wadah evaluasi berkala sekaligus penguatan jembatan komunikasi antara jajaran eksekutif dan para tokoh lintas agama.

Sinergi ini dinilai krusial untuk membentengi stabilitas sosial serta merawat keharmonisan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua FKUB Kaltara, Wiyono Adie, memaparkan laporan berbasis data mengenai Indeks Kerukunan Umat Beragama Kaltara yang secara konsisten menempati papan atas di tingkat nasional.

“Untuk Indeks Kerukunan Beragama Kaltara, kita selalu berada di posisi atas secara nasional. Yang membanggakan, di tingkat regional Kalimantan kita selalu menjadi yang tertinggi,” ungkap Wiyono di hadapan Gubernur.

Merespons capaian positif tersebut, Gubernur Zainal A Paliwang melayangkan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus FKUB Kaltara. Menurutnya, keaktifan FKUB dalam menggulirkan kegiatan sosial dan mengedepankan pendekatan dialogis menjadi kunci utama kokohnya kedamaian di Kaltara.

“Saya berterima kasih atas kekompakan bapak dan ibu sekalian dalam menjalankan kegiatan sosial ini dengan capaian yang luar biasa. Ini adalah prestasi membanggakan yang terbukti mampu membawa harum nama Provinsi Kaltara di kancah nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa situasi daerah yang rukun dan damai merupakan modal sosial paling mendasar untuk menyukseskan agenda pembangunan daerah. Tanpa adanya stabilitas dan rasa aman di tengah masyarakat yang majemuk, roda pembangunan dipastikan akan terhambat.

Gubernur Zainal berharap prestasi ini tidak membuat semua pihak lengah, melainkan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui berbagai inovasi program kerja serta penguatan komunikasi antarumat beragama hingga ke akar rumput.

Guna mengantisipasi dinamika sosial kedepan, Gubernur memberikan instruksi khusus kepada FKUB Kaltara untuk mengintensifkan fungsi deteksi dini (early warning system) terhadap potensi gesekan di masyarakat. Koordinasi cepat dan berjenjang dengan instansi terkait harus langsung dilakukan begitu ada riak-riak kecil di lapangan demi menjaga kondusivitas daerah secara permanen.

Audiensi ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menajamkan kolaborasi program lapangan yang menyentuh masyarakat, guna memastikan Kalimantan Utara tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan inklusif bagi seluruh pemeluk agama. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini