NUNUKAN, QUARTAL.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan cepat merespons ancaman bencana alam yang mengintai masyarakat. Sorotan ini menyusul kondisi lereng yang labil dan ancaman longsor susulan yang terus membayangi warga RT 04, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan.
Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, menegaskan bahwa lembaga legislatif mendesak pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait untuk segera mengambil langkah penanganan konkret. Menurutnya, jika penanganan dan penguatan lereng terus ditunda, akses jalan vital di kawasan tersebut dipastikan berpotensi kembali lumpuh total akibat tertimbun material tanah.
“Kalau tidak segera ditangani, jalan ini bisa kembali tertutup. Kondisi lereng masih sangat labil, ditambah curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi. Ini sangat berisiko memicu longsor susulan sewaktu-waktu,” ujar Ketua Komisi II DPRD Nunukan ini, Senin (1/6/2026).
Andi Fajrul menilai, fungsi pengawasan DPRD dalam hal ini adalah memastikan keselamatan warga negara terlindungi. Jalan di RT 04 Tanjung Harapan merupakan urat nadi aktivitas harian masyarakat setempat. Keterlambatan mitigasi tidak hanya mengganggu mobilitas ekonomi dan sosial, tetapi juga secara langsung mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan serta permukiman warga yang berada tepat di bawah lereng.
Sebagai representasi publik, DPRD Nunukan mendorong Pemkab segera melakukan kajian teknis dan mengeksplorasi opsi anggaran tanggap darurat untuk mitigasi struktural. Langkah-langkah darurat seperti pemasangan dinding penahan tanah (turap), perbaikan sistem drainase lereng, hingga normalisasi area rawan harus menjadi prioritas utama minggu ini.
“Warga tentu berharap ada tindakan nyata secepatnya dari pemerintah. Jangan sampai skemanya selalu menunggu longsor berikutnya terjadi baru sibuk melakukan penanganan. Anggaran mitigasi bencana harus digeser ke sini,” tegasnya.
Kekhawatiran dewan sejalan dengan kondisi psikologis masyarakat di lapangan. Saban kali hujan deras mengguyur, warga RT 04 Tanjung Harapan mengaku selalu diliputi rasa waswas jika material tanah kembali bergerak menghantam rumah mereka.
DPRD Nunukan menegaskan akan terus mengawal jalannya realisasi penanganan ini oleh pemerintah daerah, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan mengguyur wilayah Nunukan Selatan dalam beberapa waktu ke depan. (Advertorial)






















