Selasa, 7 Juli 2026 17:15 WITA

Komisi II apresiasi peluncuran ‘Kayanku’, minta konsistensi mutu dan perluasan pasar BUMD

Ketua Komisi II DPRD Bulungan, Mustafah. IST

Komisi II apresiasi peluncuran ‘Kayanku’, minta konsistensi mutu dan perluasan pasar BUMD

Selasa, 7 Juli 2026 17:15 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan menyambut positif langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Perumda Air Minum Danum Benuanta atas resminya peluncuran produksi massal Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Kayanku.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan, Mustafah. Ia menilai kehadiran AMDK Kayanku menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi antar-BUMD.

“Kami di Komisi II memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Bulungan, Perumda Danum Benuanta, serta PT Bulungan Persada Mandiri atas inovasi ini. Langkah memproduksi produk lokal untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 160 ribu warga Bulungan adalah terobosan ekonomi yang sangat potensial,” ujar Mustafah.

Di samping memberikan apresiasi, Mustafah menyampaikan sejumlah saran dan catatan strategis agar keberlanjutan produk BUMD ini dapat bertahan lama dan mampu bersaing di pasar terbuka.

Mustafah menekankan pentingnya menjaga standar mutu dan kebersihan produk secara konsisten. Pengawasan berkala setiap tiga bulan yang telah direncanakan wajib dijalankan secara ketat agar kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal tetap terjaga.

Selain itu, Komisi II menyarankan agar PT Bulungan Persada Mandiri (Perseroda) selaku distributor tunggal merancang strategi pemasaran yang agresif dan inklusif, tidak hanya bergantung pada ceruk pasar belanja rutin Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Instruksi penggunaan di lingkungan OPD merupakan langkah awal yang baik sebagai bentuk supporting system. Namun, saran kami, BUMD jangan berpuas diri di pasar pemerintah. Distribusi ke toko ritel, pasar swalayan, hingga ke tingkat desa harus diperkuat dengan skema harga yang benar-benar kompetitif,” tegas Ketua Komisi II.

Sebagai mitra kerja BUMD, Komisi II DPRD Bulungan memastikan akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap operasional dan kontribusi finansial dari lini usaha AMDK Kayanku ini.

Mustafah berharap sinergi antara Perumda Danum Benuanta di sektor produksi dan PT Bulungan Persada Mandiri di sektor distribusi dapat berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

“Tujuan utama BUMD adalah memberikan deviden bagi daerah dan pelayanan bagi masyarakat. Komisi II akan terus mengawal agar investasi dan operasional pabrik AMDK ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan PAD serta mampu menyerap tenaga kerja lokal,” pungkasnya. (advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini