TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) menggelar pertemuan lintas sektoral pada Jumat (6/3/2026) sore, untuk memperkuat stabilitas wilayah dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Pertemuan yang dikemas dalam acara buka puasa bersama di Gedung Rupatama Bhara Daksa ini dihadiri jajaran Polda Kaltar, pemimpin lintas agama, tokoh adat, hingga aktivis mahasiswa. Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif Polri untuk menjaga kondusivitas di provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, bersama Wakapolda Brigjen Pol. Andries Hermanto, memimpin langsung dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan organisasi buruh dan koalisi mahasiswa Cipayung Plus.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi antara Polri dengan elemen strategis,” tulis pernyataan resmi otoritas Polda Kaltara.
Selain signifikansi keagamaan, agenda ini berfungsi sebagai wadah komunikasi langsung untuk memitigasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Idul Fitri.
Kehadiran tokoh-tokoh adat dan organisasi kepemudaan dalam satu meja menunjukkan upaya kepolisian dalam merangkul seluruh pilar sosial di wilayah yang dijuluki Bumi Benuanta tersebut guna memastikan transisi masa libur nasional berjalan aman. (*)
Editor: Quartal.id





















