TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Ditlantas Polda Kaltara) melakukan inspeksi keselamatan jalan skala besar di sepanjang jalur utama provinsi pada Kamis, sebagai langkah antisipasi menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Inspeksi gabungan yang melibatkan “5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas”—termasuk otoritas perhubungan, infrastruktur (PUPR), dan asuransi jalan raya (Jasa Raharja)—memfokuskan pemantauan pada poros strategis yang menghubungkan wilayah Bulungan, Tana Tidung, hingga Malinau.
Tim survei yang dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas Polda Kaltara, Kombes Pol. Mohamad Syarhan, melaporkan sejumlah kerusakan infrastruktur kritis yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Temuan di lapangan menunjukkan adanya lokasi longsor dan jalan rusak di KM 24 serta KM 27, yang diperburuk oleh dampak kecelakaan truk sawit dengan muatan berlebih. Selain itu, tim mengidentifikasi kondisi jalan amblas di wilayah Sekatak Buji, lubang jalan di Jembatan Sejelai 2, serta ketiadaan pembatas jembatan pada jalur menikung dan menanjak di Sei Tabarau 2.
Kerusakan juga terpantau di Jembatan KTT akibat longsor, serta tikungan tajam di Jembatan Sei Rongkang yang dinilai berisiko tinggi bagi pengguna jalan.
“Sebagai respons cepat terhadap temuan tersebut, Ditlantas bersama instansi terkait merekomendasikan serangkaian perbaikan darurat mulai dari penimbunan jalan, pemasangan water barrier, hingga penggunaan garis polisi di titik-titik rawan,” kata Kombes Pol. Mohamad Syarhan.
Kepolisian juga memberikan peringatan keras dan sosialisasi kepada perusahaan angkutan sawit agar lebih disiplin terhadap aturan muatan guna mencegah kerusakan jalan lebih lanjut.
Kombes Pol. Syarhan menegaskan bahwa survei ini merupakan komitmen lintas sektoral untuk memastikan jalur mudik aman, laik jalan, dan meminimalisir potensi kecelakaan menjelang puncak arus mudik April mendatang. Seluruh temuan teknis tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi intensif antar instansi guna menjamin keselamatan masyarakat. (*)
Editor: Quartal.id





















