Senin, 30 Maret 2026 21:26 WITA

Tradisi pedang pora dan tabur bunga warnai pelepasan Irjen Pol. Andries Hermanto di Kaltara

Tradisi pedang pora dan tabur bunga warnai pelepasan Irjen Pol. Andries Hermanto di Kaltara

Senin, 30 Maret 2026 21:26 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) menggelar upacara tradisi “Kenal Pamit” pada Senin (30/3) sore sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi Irjen Pol. Andries Hermanto yang resmi mengakhiri masa jabatannya. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rupatama Bhara Daksa ini menandai transisi kepemimpinan kepada Brigjen Pol. Yusuf dalam suasana yang sarat dengan penghormatan militer.

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, yang memimpin langsung seremoni tersebut, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan dinamika alami organisasi untuk memastikan Polri tetap adaptif terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks.

“Apresiasi tinggi kami atas dedikasi Irjen Pol. Andries dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa pengabdiannya sebagai Wakapolda Kaltara,” tutur Kapolda.

Irjen Pol. Andries Hermanto, didampingi sang istri, Angela Mayasari Andries, menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh di hadapan seluruh jajaran pejabat utama dan personel Polda Kaltara.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas solidaritas yang terbangun selama bertugas dan memohon doa restu untuk melanjutkan sisa masa dinasnya sebelum memasuki masa purna tugas. Di saat yang sama, Brigjen Pol. Yusuf beserta istri, Yanthi Ariyanthi Yusuf, disambut hangat sebagai keluarga baru yang diharapkan mampu meneruskan prestasi organisasi di provinsi perbatasan tersebut.

Puncak dari rangkaian acara ini terjadi saat prosesi pelepasan formal di depan Gedung B Polda Kaltara. Sebagai simbol penghormatan tertinggi, Irjen Pol. Andries menerima pengalungan bunga dan buket sebelum melangkah menuju gerbang keluar markas kepolisian.

Suasana khidmat menyelimuti area ketika seluruh personel berbaris membentuk jajar penghormatan sembari menaburkan bunga di sepanjang jalur yang dilalui oleh sang jenderal.

Langkah kaki Irjen Pol. Andries menuju gerbang keluar didampingi langsung oleh Kapolda dan Wakapolda yang baru, melambangkan estafet kepemimpinan yang harmonis. Tradisi tabur bunga ini menjadi simbol penghormatan bagi perwira tinggi yang telah menuntaskan darma baktinya, sekaligus menutup babak kepemimpinan lama untuk memulai era baru di bawah kendali Brigjen Pol. Yusuf. (*)

Editor: Quartal.id

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini