Kamis, 11 Desember 2025 12:51 WITA

Pemkab Tana Tidung optimistis harga komoditas stabil di momen Nataru 2025, kuncinya kolaborasi!

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali. IST

Pemkab Tana Tidung optimistis harga komoditas stabil di momen Nataru 2025, kuncinya kolaborasi!

Kamis, 11 Desember 2025 12:51 WITA

TANA TIDUNG, QUARTAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung mengambil langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi dan meredam potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Strategi utama yang disiapkan adalah mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menggelar Pasar Murah di seluruh kecamatan.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali menyatakan bahwa intervensi pasar ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat berpendapatan rendah akibat tekanan kenaikan harga musiman.

“Kami membahas lintas instansi—melibatkan Polres, Kodim, dan Pemda—untuk memetakan kesiapan Nataru secara komprehensif, baik dari sisi transportasi, logistik, maupun kebutuhan bahan pokok,” ujar Bupati Ibrahim Ali, Kamis (11/12/2025).

Sebagai langkah konkret, Pemkab Tana Tidung akan fokus menyelenggarakan Pasar Murah di setiap kecamatan. Skema ini dirancang sebagai bentuk subsidi harga langsung, memungkinkan masyarakat membeli bahan pokok utama dengan biaya yang lebih terjangkau.

Ibrahim Ali menjelaskan, penyelenggaraan Pasar Murah ini adalah bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Untuk membantu masyarakat kurang mampu agar beban kenaikan harga tidak terlalu terasa, kita aktifkan Gerakan Pangan Murah yang sudah dilaksanakan dengan memberikan harga subsidi pada komoditas utama,” tambahnya.

Selain intervensi langsung di pasar lokal, Pemkab Tana Tidung juga memperkuat kolaborasi dengan Perum Bulog. Koordinasi ini vital untuk memastikan ketersediaan pasokan strategis seperti beras dan gula tetap stabil dan dijual pada harga yang wajar.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan harga pangan. Kami kawal semua, mulai dari harga beras, gula, dan lain-lain melalui koordinasi intensif dengan Bulog,” pungkasnya.

Langkah-langkah proaktif ini menegaskan komitmen Pemkab Tana Tidung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan ketersediaan pasokan pangan menjelang periode permintaan tinggi akhir tahun. (*/adv)

Penulis: Quartal
Editor: Quartal

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini