BULUNGAN, QUARTAL.ID – Produk olahan kakao dari Desa Antutan dan Desa Pejalin kini resmi naik kelas. Dalam Festival Produk Pertanian Buah Lokal yang digelar Jumat (23/1/2026) di Desa Antutan , Kecamatan Tanjung Palas, Bupati Bulungan, Syarwani, mengungkapkan produk cokelat hasil petani lokal telah melewati proses kurasi dan siap dipasarkan secara nasional di Mall Sarinah, Jakarta.
Syarwani bilang, keberhasilan ini hasil konsistensi program subsidi 30.000 bibit cokelat yang dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya.
“Insyaallah kita tinggal memasuki tahapan launching di Mall Sarinah. Dan pihak mall sudah melakukan kurasi beberapa produk yang salah satunya adalah cokelat Desa Pejalin dan Desa Antutan,” kata Syarwani.
Keberhasilan menembus pasar Nasional ini kata Bupati menjadi motivasi bagi petani dan pemerintah desa untuk melakukan perluasan area perkebunan sekaligus meningkatkan produksi cokelat bijih dan olahan bubuk, tetapi juga bisa langsung dinikmati pasar.
Senada dengan hal tersebut, Kadis Pertanian Bulungan, Kristiyanto, menyebut Antutan dan Pejalin kini ditetapkan sebagai Sentra Kakao dalam program Mandau Tani (2026-2029). Pemerintah juga menyiapkan tenaga ahli hilirisasi secara gratis untuk memastikan kualitas produk UMKM Antutan tetap terjaga dan kompetitif di pasar modern. (*)
Penulis: Quartal.id






















