TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Bupati Bulungan, Syarwani, memberikan apresiasi tinggi kepada para pelaku usaha di Kabupaten Bulungan, mulai dari sektor transportasi, perhotelan, hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang telah menunjukkan kepedulian nyata bagi penyandang disabilitas.
Para pengusaha tersebut telah menyepakati pemberian potongan harga atau diskon khusus sebagai bentuk kontribusi sosial dalam mendukung kesetaraan hak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Syarwani menjelaskan bahwa salah satu kemajuan signifikan terlihat pada sektor transportasi air, di mana pengelola dan agen speedboat telah berkomitmen memberikan keringanan harga tiket untuk rute Tanjung Selor menuju Tarakan.
“Beberapa waktu lalu ada komitmen dan kesepakatan dari pengelola speedboat untuk memberikan keringanan harga tiket bagi penyandang disabilitas. Adanya potongan harga itu merupakan bentuk kehadiran dan kontribusi besar dari pemilik armada dan para agen,” ujar Syarwani, dikutip pada Senin (11/5/2026).
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemberian potongan harga ini murni lahir dari kesepakatan dan inisiatif para pengusaha, bukan merupakan kebijakan yang ditetapkan secara paksa oleh pemerintah. Selain transportasi, aksi serupa juga dilakukan oleh para pedagang di kawasan pelabuhan.
Syarwani mencontohkan delapan warung di Pelabuhan Kayan II serta pemilik speedboat bermesin kecil (40 PK) rute Tanjung Selor menuju Peso yang turut memberikan diskon belanja dan keringanan biaya tiket bagi penyandang disabilitas.
Langkah mulia para pengusaha dan pedagang ini dinilai sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Bulungan, yaitu Bulungan Inklusi Ramah Disabilitas (BIRD). Program ini bertujuan memberikan akses layanan publik, ekonomi, dan pendidikan yang setara bagi semua warga.
Syarwani menyatakan bahwa Bulungan adalah kabupaten pertama dan satu-satunya yang meluncurkan gerakan inklusi semacam ini sebagai bukti komitmen pemerintah daerah beserta seluruh pemangku kepentingan dalam mendampingi warga penyandang disabilitas.
Untuk memastikan bantuan dan diskon tersebut tepat sasaran, Pemkab Bulungan telah mengintegrasikan data penerima manfaat dengan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) melalui kartu BIRD. Hal ini dilakukan guna mencegah penyalahgunaan hak oleh pihak yang tidak berwenang.
“UMKM di sepanjang Tepian Sungai Kayan dan beberapa hotel juga merupakan kontributor yang memberikan bantuan bagi penyandang disabilitas. Tempat mereka telah ditempeli tanda kartu BIRD, sehingga teman-teman disabilitas mendapatkan diskon saat berbelanja atau menginap,” demikian Bupati. (advertorial)





















