Minggu, 12 Juli 2026 19:50 WITA

Dramatis! SMAN 4 Tarakan segel gelar juara Piala Gubernur Kaltara 2026 lewat adu penalti

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang turut dalam euforia juara SMAN 4 Tarakan pada akhir Turnamen Futsal Tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Piala Gubernur Kaltara 2026 di Nunukan, Sabtu (11/6/2026). IST

Dramatis! SMAN 4 Tarakan segel gelar juara Piala Gubernur Kaltara 2026 lewat adu penalti

Minggu, 12 Juli 2026 19:50 WITA

NUNUKAN, QUARTAL.ID – Turnamen Futsal Tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Piala Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 resmi berakhir dengan klimaks yang luar biasa.

Tepuk tangan riuh menggema di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nunukan, Sabtu (11/7/2026) malam, saat turnamen kelompok umur ini ditutup resmi oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.

Partai puncak yang mempertemukan SMAN 4 Tarakan kontra SMAN 1 Nunukan Selatan menyuguhkan tensi tinggi. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil ngotot dan saling jual beli serangan.

Disiplinnya lini pertahanan kedua kubu membuat laga berjalan sangat ketat. Jual beli serangan yang terjadi di sepanjang waktu normal gagal berbuah gol pembeda. Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memaksa laga pamungkas ini berlanjut ke babak adu penalti.

Di masa krusial adu penalti, mentalitas para penggawa SMAN 4 Tarakan terbukti lebih berbicara. Tampil lebih tenang di bawah tekanan pasang mata, eksekutor Tarakan sukses memastikan kemenangan dan menyegel trofi juara Piala Gubernur Kaltara 2026.

Di sisi lain, SMAN 1 Nunukan Selatan harus berlapang dada menduduki posisi runner-up setelah berjuang habis-habisan hingga tetes darah terakhir.

Gubernur Zainal A Paliwang yang menyaksikan langsung jalannya laga final, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim. Menurutnya, tensi luar biasa di lapangan adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan taktik yang matang.

“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, berlatih lebih giat, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Gubernur Zainal.

Ia juga memberikan suntikan motivasi bagi tim yang belum berhasil membawa pulang piala. Ia menegaskan bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bahan evaluasi berharga untuk bangkit lebih kuat di turnamen berikutnya.

Lebih lanjut, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya bahwa ajang tahunan ini bukan hanya panggung unjuk gigi urusan mengolah bola. Futsal pelajar ini diproyeksikan sebagai wadah pembentukan karakter, menanamkan jiwa sportivitas, sekaligus mempererat tali persaudaraan antargenerasi muda di Bumi Benuanta.

Melihat tingginya antusiasme penonton dan kualitas permainan yang disuguhkan, Gubernur Zainal berharap turnamen futsal bergengsi ini bisa digulirkan secara rutin dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Kaltara secara merata.

Langkah ini dirasa krusial agar radar pemandu bakat terus aktif guna menjaring bibit-bibit atlet muda potensial yang kelak mampu membawa nama Kaltara bersinar di panggung futsal nasional. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini