QUARTAL.ID – Bupati Bulungan, Syarwani menebar 3.000 bibit ikan mas di lokasi Mina Pangan Kelompok Tani Sei Bajang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah pada Sabtu (30/11/2024).
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mewujudkan program “Mandau Tani” yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Bulungan.
“Penebaran benih ikan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tapi merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan kawasan pangan di Salimbatu,” kata Bupati Syarwani.
Salimbatu Jadi Sentra Pangan dan Ekowisata
Bupati Syarwani memiliki visi yang besar untuk menjadikan Desa Salimbatu sebagai salah satu sentra pangan dan ekowisata di Kabupaten Bulungan. Dengan potensi lahan yang luas dan dukungan program optimalisasi lahan dari Kementerian Pertanian, Salimbatu dinilai sangat strategis untuk dikembangkan.
“Kita akan integrasikan berbagai komoditas, termasuk perikanan dengan metode Mina Padi. Ini akan menjadikan Salimbatu sebagai kawasan yang menarik tidak hanya untuk produksi pangan, tetapi juga sebagai destinasi wisata,” jelasnya.
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
Untuk mendukung pengembangan Salimbatu sebagai kawasan ekowisata, Bupati Syarwani juga menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur, terutama akses jalan dari Tanjung Palas menuju Salimbatu.
“Peningkatan akses jalan ini merupakan program prioritas kami. Dengan akses yang mudah, diharapkan semakin banyak pengunjung yang datang ke Salimbatu dan menikmati potensi wisata pangan yang ada,” tambahnya.
Kolaborasi Semua Pihak
Bupati mengajak semua pihak berkolaborasi dalam mewujudkan visi menjadikan Salimbatu sebagai sentra pangan dan ekowisata. Mulai dari pemerintah desa, kelompok tani, hingga dinas terkait.
“Saya optimistis dengan sinergi yang baik, kita dapat mewujudkan Salimbatu sebagai desa yang mandiri dan sejahtera,” tuturnya. *adv
Quartal.id





















