Sabtu, 7 Maret 2026 20:36 WITA

Polda Kaltara perluas penanaman jagung perkuat ketahanan pangan Nasional

Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy (kelima dari kiri), didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto (keempat dari kiri) dan unsur Forkopimda, menggunakan alat tanam jagung semi-otomatis dalam acara Tanam Raya Jagung Serentak Periode Kuartal I di Desa Bumi Rahayu, Bulungan, Sabtu (7/03/2026). IST

Polda Kaltara perluas penanaman jagung perkuat ketahanan pangan Nasional

Sabtu, 7 Maret 2026 20:36 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) memperluas jangkauan program pertanian strategis melalui penanaman jagung serentak di seluruh provinsi pada Sabtu (7/3). Langkah ini bagian komitmen kepolisian mendukung target pemerintah Indonesia untuk mencapai swasembada pangan tahun 2026.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, kegiatan yang dipusatkan di Desa Bumi Rahayu, Kabupaten Bulungan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan di wilayah perbatasan.

Dalam skema besar program ini, Polda Kaltara tercatat mengelola potensi lahan ketahanan pangan seluas 808,1 hektare yang melibatkan 193 kelompok tani binaan. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi erat dengan unsur pemerintah daerah dan militer (Forkopimda) serta dipantau langsung oleh Kapolri melalui sambungan virtual.

Hingga triwulan pertama tahun 2026, progres penanaman jagung di wilayah tersebut telah mencapai 66,31 hektare. Pada hari Sabtu saja, otoritas setempat melakukan penanaman serentak di lahan seluas 9,55 hektare yang tersebar di berbagai titik di Kaltara.

“Penyerapan hasil panen oleh pasar juga menunjukkan tren positif, di mana Bulog tercatat telah menyerap sedikitnya 2.235 ton jagung dari wilayah ini sepanjang tahun berjalan, dengan sebagian besar hasil panen lainnya masih dalam tahap pengolahan pasca-panen sebelum dipasarkan,” kata Kapolda Kaltara.

Guna menjamin keberlanjutan produksi, otoritas kepolisian mendorong para petani untuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi permodalan untuk bibit, pupuk, dan teknologi pengolahan lahan.

Fokus pada hilirisasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas komoditas jagung agar mampu memenuhi standar industri. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan agenda buka puasa bersama, yang mempertegas kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat agraris. (*)

Sumber: Polda Kaltara

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini