Senin, 18 Mei 2026 09:45 WITA

Perkuat peran imam masjid, cara Pemprov rawat harmoni dan bangun SDM berakhlak

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menyalami Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kota Tarakan yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal di Kota Tarakan pada Minggu (17/5/2026). (Foto: Istimewa)

Perkuat peran imam masjid, cara Pemprov rawat harmoni dan bangun SDM berakhlak

Senin, 18 Mei 2026 09:45 WITA

TARAKAN, QUARTAL.ID – Masjid bukan sekadar tempat ibadah ritual, melainkan episentrum pembinaan moral, spiritual, dan sosial masyarakat.

Menyadari posisi strategis tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama para ulama guna melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang religius sekaligus berdaya saing global.

Langkah konkret ini ditegaskan kembali dalam momentum Pelantikan Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kota Tarakan yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal di Kota Tarakan pada Minggu (17/5/2026).

Sinergitas antara Pemerintah Daerah dan ulama ini diyakini menjadi salah satu pilar menjaga kondusivitas serta kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Gubernur Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa figur seorang imam memiliki tanggung jawab besar. Di era modern yang penuh tantangan moral, imam masjid dituntut menjadi benteng sekaligus kompas sosial bagi umat.

“Imam masjid juga menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Zainal.

Melalui kepengurusan IPIM yang baru, Pemprov Kaltara memacu lahirnya program-program kerja yang berdampak langsung pada umat.

Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas pembinaan keagamaan serta syiar dakwah yang menyejukkan, inklusif, dan moderat. Pola dakwah seperti ini dinilai sangat krusial untuk membentengi masyarakat dari potensi perpecahan.

Bagi Pemprov Kaltara, pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan harus seimbang dengan pembangunan jiwa (spiritual).

Kerja sama dengan organisasi keagamaan seperti IPIM menjadi bagian dari peta jalan besar pemerintah untuk mencetak generasi masa depan yang berakhlak mulia.

Hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah daerah diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Ketika kondusivitas wilayah terjaga, maka roda perekonomian dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan optimal.

Melalui sinergi yang terus dipupuk ini, IPIM Kota Tarakan diharapkan mengoptimalkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban yang membawa terang dan kemaslahatan bagi warga. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini