TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Lapangan Agathis Tanjung Selor, Bulungan, Kamis (11/6/2026) bergemuruh antusiasme ratusan pemanah muda dalam ajang Invitasi Kejuaraan Panahan Bulungan Series #3 Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi ini dibuka Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd.,M.Si dan Wakil Bupati Kilat Bilung, serta Ketua DPRD Bulungan Riyanto, dan pengurus KONI Bulungan.
Hadir pula jajaran pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bulungan dan Kaltara, para ofisial, pelatih, hingga ratusan orang tua yang setia mendampingi buah hati mereka bertanding.
Kejuaraan kali ini diikuti oleh 192 atlet dari 13 klub panahan yang berasal dari enam kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara). Mereka akan saling beradu akurasi di bawah bidikan target untuk memperebutkan total 252 medali yang tersebar dalam tujuh kategori perlombaan.
Dalam pidatonya, Gubernur Zainal A. Paliwang mengungkapkan rasa bangga, apresiasi, dan kekaguman yang mendalam saat menyaksikan langsung antusiasme para peserta yang mendominasi lapangan sejak usia dini.
“Kemarin saat saya lewat di sini, saya melihat anak-anak mulai dari usia PAUD, SD, SMP, hingga SMA sudah dilatih dan diajarkan untuk mencintai olahraga panahan sejak dini. Pagi ini, kita menyaksikan anak-anak kita yang luar biasa. Saya sangat bangga dan salut kepada kalian semua,” ujar Gubernur Zainal.
Gubernur menegaskan, konsistensi pembinaan sejak usia dini merupakan kunci utama jika ingin menjadikan Kaltara sebagai pusat bibit unggul nasional. Kaltara sendiri telah membuktikan taringnya di kancah nasional dengan raihan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang lalu, serta sabetan medali perunggu di kejuaraan tingkat internasional.
“Para pelatih dan ofisial betul-betul menjaga dan melatih mereka dengan luar biasa. Dengan kecintaan yang dipupuk sejak dini, saya yakin dalam 5 tahun ke depan akan banyak bermunculan atlet panahan profesional dari Kaltara, khususnya Bulungan, yang siap menembus level nasional hingga internasional,” tambahnya.
Demi melahirkan juara yang bermental baja dan berkualitas tinggi, orang nomor satu di Kaltara ini menitipkan pesan khusus kepada korps wasit yang bertugas agar menjalankan penilaian secara objektif.
“Kepada para wasit, saya titip dalam pelaksanaan kegiatan ini betul-betul dapat menilai dengan teliti dan sportif. Kita ingin hasil yang didapatkan oleh anak-anak kita merupakan murni buah dari kejujuran dan sportifitas di lapangan,” tegasnya.
Gubernur Zainal menginginkan agar atmosfer kompetisi panahan di Kaltara terus terjaga guna mengasah mental bertanding para atlet. Ia berharap kejuaraan seperti Bulungan Series ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan dapat dihelat secara rutin minimal enam bulan sekali atau dua kali dalam setahun.
Sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah provinsi dalam mendukung keberlanjutan prestasi olahraga ini, Gubernur melemparkan sinyal segar bagi para atlet dengan rencana menggelar turnamen tingkat provinsi dalam waktu dekat.
“Insyaallah, ke depan nanti akan kita gelar juga kejuaraan Gubernur Cup. Jadi, kalau Pak Bupati Bulungan saja bisa menggelar kejuaraan yang luar biasa seperti ini, masa Gubernur tidak bisa?” pungkas Gubernur Zainal disambut tepuk tangan meriah dari para atlet dan penonton. (Advertorial)





















