Kamis, 30 Juli 2026 08:20 WITA

LPTQ Kaltara tegaskan penetapan kontingen MTQ Nasional 2026 dilakukan transparan

Ketua Umum LPTQ Kaltara, Drs. H. Sanusi (kemeja putih). IST

LPTQ Kaltara tegaskan penetapan kontingen MTQ Nasional 2026 dilakukan transparan

Kamis, 30 Juli 2026 08:20 WITA

TANJUNG SELOR, QUARTAL.ID – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Utara (KAltara) menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penetapan kontingen yang akan membawa nama Kaltara pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Semarang telah dilaksanakan secara objektif, terbuka, dan taat regulasi.

Ketua Umum LPTQ Kaltara, Drs. H. Sanusi menjelaskan bahwa langkah penetapan utusan daerah ini didasarkan atas kesepakatan bersama yang telah dikoordinasikan secara matang lewat surat resmi bersama Kementerian Agama serta LPTQ kabupaten dan kota se-Kaltara.

“Proses ini telah kami komunikasikan dan koordinasikan bersama Kepala Kemenag, Ketua LPTQ, serta jajaran kabupaten/kota se-KALTARA melalui surat resmi Nomor 051/LPTQ-KALTARA/VII/2026 sebelum seleksi dilaksanakan,” ujar Sanusi, Kamis (30/7/2026).

Sanusi meluruskan anggapan umum terkait status Juara I pada MTQ Tingkat Provinsi. Mengacu pada Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ X Tingkat Provinsi Kaltara di Kabupaten Malinau, peraih Juara I tidak serta-merta otomatis dikirim ke tingkat nasional, melainkan wajib mengikuti seleksi lanjutan guna mengukur kesiapan dan kemampuan standar nasional.

Dari total 48 peserta berpredikat Juara I putra dan putri yang mengikuti seleksi daring pada 27–28 Juli 2026, Tim Seleksi akhirnya menetapkan 19 peserta terbaik berdasarkan Berita Acara Nomor 053/LPTQ-KALTARA/07/2026. Penyesuaian kuota utama ini terpaksa diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan alokasi anggaran, agar proses pembinaan intensif Training Center (TC) kontingen dapat terfasilitasi secara optimal dan berdaya saing tinggi.

“Idealnya seluruh juara dapat berangkat ke tingkat nasional. Namun dengan mempertimbangkan kondisi anggaran, kami berupaya agar peserta yang ditetapkan memperoleh pembinaan dan dukungan yang maksimal sehingga mampu bersaing di tingkat nasional. Seluruh peserta dinilai menggunakan indikator dan tim penilai yang sama,” tegasnya.

Bagi kafilah atau peserta yang belum masuk dalam kuota prioritas APBD Provinsi, LPTQ Kaltara menegaskan pintu menuju Semarang tetap terbuka lebar melalui skema pembiayaan mandiri dari LPTQ kabupaten/kota masing-masing, sebagaimana kesepakatan rakor awal.

LPTQ Kaltara mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pengurus kabupaten/kota untuk selalu mengedepankan konfirmasi resmi agar tidak terjadi simpang siur informasi. Pihaknya siap membuka ruang dialog transparan berbasis data dokumen demi kelancaran persiapan Kaltara di pentas MTQ Nasional 2026. (Advertorial)

Jelajahi lebih lanjut tentang topik ini