KALTARA, QUARTAL.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara beserta seluruh Polres jajaran menunjukkan komitmen tinggi terhadap kelestarian dan estetika lingkungan. Secara serentak, ratusan personel korps Polri di Kaltara turun ke ruang-ruang publik untuk melakukan aksi bersih-bersih (kurvei) massal pada Kamis (5/2/2026).
Gerakan ini tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di seluruh tanah air.
Aksi di ibu kota provinsi dipusatkan di Pasar Induk Tanjung Selor. Dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Kaltara, Kombes Pol. Bagus Suseno. Ssebanyak 100 personel menyisir area pasar. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala UPTD Pasar Induk, Muhammad Gazali, yang menyebut kehadiran Polri sangat membantu kenyamanan aktivitas ekonomi warga.
Tak hanya di ibu kota, aksi serupa juga berlangsung di seluruh wilayah hukum Polda Kaltara dengan sasaran lokasi. Polresta Bulungan memfokuskan pembersihan di sepanjang Tepian Sungai Kayan (Jalan Katamso), menjaga ikon wisata agar tetap asri. Polres Tarakan menyasar kawasan padat penduduk di Selumit Pantai RT 16, dipimpin AKBP Erwin S. Manik yang berbaur langsung dengan warga.
Polres Nunukan bergerak di Pasar Tradisional Induk Inhutani dipimpin Kasat Intelkam AKP Saut Taripar S. Siregar, membersihkan drainase dan area lapak. Polres Malinau melalui Kapolres AKBP Imam Irawan memimpin aksi di Pasar Induk Malinau Kota, memastikan pusat belanja warga bebas dari tumpukan sampah.
Polres Tana Tidung fokus pada estetika kota dengan membersihkan Siring dan Taman Sesayap Hilir agar tetap nyaman bagi pengunjung.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan aksi kurvei serentak ini adalah sarana edukasi bagi masyarakat agar peduli terhadap sanitasi lingkungan.
“Lingkungan yang bersih adalah cermin dari lingkungan yang sehat dan aman. Kami ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan mulai dari titik-titik vital seperti pasar dan sungai,” ujarnya .
Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, aksi ini diyakini mampu menciptakan citra Kaltara yang bersih, sehat, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi serta kesehatan publik. (*)
Editor: Redaksi Quartal.id






















