TARAKAN, QUARTAL.ID – Momentum bersejarah dunia pendidikan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terukir. Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi melepas keberangkatan calon peserta didik angkatan pertama SMA Unggul Garuda asal Kaltara di Kota Tarakan, Rabu (15/7/2026).
Sebanyak 11 putra-putri terbaik Kaltara yang telah dinyatakan lolos seleksi ketat tingkat nasional siap diberangkatkan pada 16 Juli 2026 untuk menuntut ilmu di sekolah unggulan program Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
Pada awalnya, total siswa asal Kaltara yang berhasil lulus seleksi ketat sejak bulan April hingga Mei ini berjumlah 12 orang. Namun, satu siswa mengundurkan diri karena diterima di SMA Taruna Nusantara, sehingga total siswa yang berangkat berjumlah 11 orang.
Kriteria kelulusan didasarkan pada konsistensi nilai rapor yang gemilang dari semester satu hingga semester lima, serta keberhasilan melewati tahapan psikotes dan wawancara.
Ditinjau dari daerah asal, 11 siswa berprestasi tersebut terdiri dari 6 orang berasal dari Kabupaten Bulungan, dua orang asal Kota Tarakan, dua orang asal Kabupaten Malinau, dan satu orang dari Kabupaten Nunukan.
Pada seremonial pelepasan yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Kota Tarakan ini, Pemprov Kaltara mengundang para orangtua serta kepala sekolah SMP asal peserta didik. Tujuannya agar pencapaian luar biasa ini menjadi pemantik inovasi dan motivasi bagi sekolah-sekolah di Kaltara terus mencetak generasi berdaya saing tinggi ke depan.
Untuk angkatan pertama ini, penempatan dan distribusi siswa sepenuhnya diatur oleh Pemerintah Pusat demi mendorong pembauran antardaerah. Dari 11 siswa Kaltara, dua siswa ditempatkan di SMA Unggul Garuda Belitung Timur (Bangka Belitung), dan 9 siswa ditempatkan di SMA Unggul Garuda Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara).
Dari sembilan tersebut, sedianya sebanyak enam siswa adalah penempatan belajar di SMA Unggul Garuda Bulungan. Mereka akan belajar sementara waktu di Konawe Selatan selama kurang lebih satu semester, sembari menunggu rampungnya pembangunan fasilitas fisik di Kaltara serta rekomendasi kelayakan dari tim pengkaji pusat.
Gubernur Zainal A Paliwang mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena Kaltara terpilih menjadi salah satu dari hanya empat provinsi di Indonesia yang mendapat alokasi pembangunan SMA Unggul Garuda di tahun 2026 ini.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang menunjuk Kaltara sebagai salah satu lokasi Sekolah Unggul di Indonesia,” ujar Gubernur.
Melihat progres SMA Unggul Garuda di Tanjung Selor saat ini, Gubernur memperkirakan September 2026 progres pembangunan fisik sudah selesai.
“Dan berdasarkan gambar rencana, fasilitas di Kaltara ini memiliki kualitas yang sangat baik dan akan menjadi SMA Unggul Garuda dengan bangunan terbagus di Indonesia,” ujar Gubernur optimis.
Di hadapan para siswa dan orang tua yang hadir, Gubernur Kaltara menitipkan pesan para siswa dapat memanfaatkan fasilitas negara ini dengan bertanggungjawab.
“Fokus belajar. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, serta jaga nama baik keluarga dan Provinsi Kaltara. Jadilah duta daerah yang membanggakan, dan setelah lulus nanti, kembalilah untuk membangun daerah ini dengan ilmu dan dedikasi yang kalian miliki,” pesan Gubernur Zainal.
Untuk penempatan SMA Unggul Garuda Bulungan (titipan di Konawe Selatan), terdapat enam peserta didik yang diberangkatkan, yaitu Andra El Karem Ahmad, Ahmad Zunnur Fayyadh, Agistha Ramadhina, Imandine Lukas Putri, Nazwa Salsabila Ruslan, dan Putra Pangestu Simamora.
Sementara itu, penempatan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri dari tiga peserta didik, yakni Arinacacia Donita Belva Samosir, Dzafir Hanan Jauhari, dan Idrawan.
Terakhir, untuk penempatan SMA Unggul Garuda Belitung Timur di Provinsi Bangka Belitung diisi oleh dua peserta didik asal Kaltara, yaitu Steven Steffandy Spiner dan Clara Zefanya Simbolon. (Advertorial)





















